Posted by Ani Budiati Agustin on Juli 15, 2021 with No comments
Konfigurasi
Database dan File PHP
Membuat
Database
Kita akan membuat sebuah database menggunakan PhpMyAdmin di
localhost, anda bisa menginstal aplikasi webserver XAMPP atau Laragon namun di sini saya menggunakan
xampp. database ini akan kita gunakan untuk mengimpan data mahasiswa, adapun
ketentuannya bisa anda simak step by step seperti di bawah ini
1.Mengakses PhpMyAdmin
2.Untuk membuat database di MySQL kita
akan menggunakan web server XAMPP. Sekarang silahkan jalankan aplikasi XAMPP
yang sudah terinstall di laptopmu. Buka XAMPP → Klik Start pada Model Apache dan
MySQL
3.Selanjutnya buka browser yang kamu
gunakan (contohnya Google Chrome), lalu ketik pada URLnya localhost/phpmyadmin
4Selanjutnya adalah membuat database
baru. Database yang akan kita buat yaitu db_android. Caranya yaitu Isikan nama
database “db_android” pada kolom Database Name → Klik Create
5.Setelah Database sudah berhasil
dibuat maka langkah berikutnya adalah membuat table. Caranya Isikan tb_mhs pada
kolom name, untuk number of columnsnya isikan 5 → lalu klik Go
6.Isikan field seperti di bawah ini,
lalu klik Save
7.Selanjutnya coba isikan data Seperti
di bawah ini pada database yang telah anda buat
Membuat File
Konfigurasi PHP
File-file PHP yang akan kita buat nantinya digunakan sebagai
web service untuk melakukan parsing data dari aplikasi android.
1.koneksi.php Koneksi.php
adalah file yang berguna untuk membuat koneksi dengan database yang sudah kita
buat di atas. Berikut kode-kodenya.
2. tambahMhs.php
File ini digunakan untuk menginput atau memasukkan data, istilah dalam crudnya file ini berarti CREATE. Berikut kode-kode PHP nya
3.tampilMhs.php File PHP tampilMhs.php digunakan untuk
menampilkan detail Mahasiswa yang sudah ditampilkan dari file sebelumnya.
Adapun kode-kodenya sebagai berikut :
4.tampilSemuaMhs.php Selanjutnya kita butuh file yang bisa digunakan
untuk menampilkan list mahasiswa yang sudah diinput. Berikut kode lengkapnya :
5.updateMhs.php File ini digunakan untuk mengedit atau update
data mahasiswa yang sudah disimpan. Kode-kodenya sebagai berikut :
6.hapusMhs.php
File terakhir yaitu hapusMhs.php. Fungsi dari kode-kode yang ada di file ini
yaitu digunakan untuk menghapus atau Delete data. Kode-kodenya sebagai berikut
:
7.index.php
Untuk menampilkan data
8. Simpan kode diatas di direktori localhost, jika menggunakan XAMPP, simppan pada folder htdocs
9. Cek IP adress komputer,
pastikan komputer terhubung jaringan yang sama agar pada device lain dapat
terkoneksi dengan database local nya , cara mngecek dengan klik search dan
ketik cmd (command promp) lalu ketik ipconfig
10.Pada file konfigurasi.java
atur link url dengan ip address kita
Posted by Ani Budiati Agustin on Juli 08, 2021 with No comments
CRUD Database MySQL dengan PHP pada APK Android
Teori Singkat
Definisi CRUD
CRUD adalah singkatan dari create, read, update, and delete.
Keempat poin ini menurut Techopedia merupakan fungsi-fungsi utama yang
diimplementasikan dalam aplikasi database. Akronim CRUD mengidentifikasi semua
fungsi utama yang melekat pada database relasional dan aplikasi yang digunakan
untuk mengelolanya, termasuk Oracle Database, Microsoft SQL Server, MySQL, dan
lainnya.
CRUD adalah operasi pemograman yang menawarkan fungsi penuh,
Dalam memahami pemograman komputer, CRUD merupakan fungsi yang esensial untuk
dipahami. kamu perlu memahami arti dari semua fungsi yang diimplementasikan
dari database atau aplikasi, tidak hanya arti dari sebagian fungsi saja. Fungsi
create, read, update, dan delete merupakan fungsi yang secara konstan digunakan
dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pekerjaan seorang programmer.
Ini karena hampir sebagian besar pemograman komputer modern menggunakan fungsi
CRUD.
Create
Fungsi CRUD yang pertama adalah create. Fungsi ini memungkinkanmu membuat
record baru dalam database. Dalam aplikasi SQL, fungsi create sering disebut
juga sebagai insert. Kamu dapat membuat baris baru dan mengisinya dengan data
yang sesuai dengan setiap atribut. Tetapi, hanya administrator yang dapat
menambahkan atribut baru ke tabel itu sendiri.
Read
Fungsi read hampir mirip dengan fungsi search. Fungsi ini memungkinkan kamu
untuk mencari dan mengambil data tertentu dalam tabel dan membaca nilainya.
Kamu dapat menemukan record yang diinginkan menggunakan kata kunci,atau dengan
memfilter data berdasarkan kriteria yang diinginkan.
Update Untuk memodifikasi
record yang telah tersimpan di database, fungsi CRUD yang bisa kamu gunakan
adalah fungsi update. Namun, kamu perlu mengubah berbagai informasi terkait
agar bisa memodifikasi record yang diinginkan secara utuh. Record yang ada
dalam database harus diubah dan semua nilai atribut diubah untuk mencerminkan
karakteristik baru yang diinginkan.
Delete Ketika ada
record atau data yang tidak lagi dibutuhkan dalam database, fungsi CRUD yang
digunakan adalah fungsi delete. Fungsi ini dapat digunakan untuk menghapus data
tersebut. Beberapa aplikasi database relasional mungkin mengizinkan kamu untuk
melakukan hard delete atau soft delete. Hard delete akan secara menghapus
catatan dari database permanen. Sementara, soft delete hanya akan memperbarui
status baris untuk menunjukkan bahwa data telah dihapus meskipun data tersebut
tetap ada dan utuh
PHP dan MySQL
HP and MySQL merupakan kolaborasi antara bahasa pemrograman
dan layanan database yang populer saat ini. Jumlah situs yang menggunakan PHP
mencapai 78.9% (The Web Technology Surveys, 2019). PHP adalah bahasa
pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain
itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum yang digunakan
pada website seperti Wikipedia, WordPress, Facebook dan lain-lain. Penggunaan
PHP banyak dipadukan dengan MySQL. MySQL adalah sebuah perangkat lunak system
manajemen basis data SQL (DBMS) yang multithread, dan multi-user.
MySQL ditetapkan sebagai RDBMS terpopuler kedua per Juli
2019 setelah Oracle (DB-Engines, 2019). Keduanya dapat digunakan secara gratis,
dirilis dengan lisensi open source, dan memiliki komunitas pengguna yang besar.
Kelebihan-kelebihan tersebut menjadikan PHP dan MySQL sebagai salah satu
pilihan teknologi yang digunakan untuk membuat website. Developer harus
memiliki kompetensi yang memadahi untuk dapat memanfaatkan PHP dan MySQL. Untuk
PHP diperlukan pemahaman sintaks, variabel, tipe data, metode pembuatan form,
struktur kontrol, konsep cookies, konsep session, metode pembuatan fungsi,
metode pengelolaan file, dan manajemen direktori. Untuk MySQL, developer harus
memahami dasar-dasar Structure Query Language (SQL). SQL merupakan bahasa
standar untuk menyimpan, mengubah, dan mengambil data pada database.
Web Services
Web service merupakan aplikasi yang berisi sekumpulan basis
data (database) dan perangkat lunak (software) atau bagian dari
program perangkat lunak yang diakses secara remote oleh
piranti dengan perantara tertentu. Melalui web service, memungkinkan pengguna
untuk mengatasi permasalahan berupa interoperability dan
mengintegrasikan sistem berbeda.
Pada umumnya, web service memiliki ciri khusus berupa URL
layaknya web. Yang membuat berbeda adalah interaksi yang diberikan oleh web
service itu sendiri. URL pada web service hanya mengandung sekumpulan
informasi, perintah, dan konfigurasi (sintaks yang berguna untuk membangun fungsi
tertentu dari aplikasi). untuk ilustrasi gambaran dari Web Servis bisa anda
lihat pada gambar di bawah ini
Web service mampu menukar data tanpa memandang sumber database,
bahasa yang digunakan, dan pada platform apa data tersebut dikonsumsi.
Kemampuan itulah yang memungkinkan web service menjadi jembatan penghubung
untuk berbagai sistem.
Praktikum
Membuat Project Baru di Android Studio
1.Pertama
jalankan aplikasi IDE Android Studio, caranya :
a.a. PilihStart→ AndroidStudio
b. b. Pilih→ StartanewAndroidStudioProject
c.c. Pilih→ EmptyActivity→ Next
ConfigureYourProject
Name→ TodolistSQLite
PackageName→ Biarakn Apa Adanya
Save Location → C:\Users\ACER\AndroidStudioProjects\NamaFolder\TodolistSQLite
Language → Java
Minimum API Level → API 16→ KlikFinish
2.Selanjutnya buat layout linear
layout dengan ketikan kode program activity_main.xml seperti di bawah ini.
3.Preview dari kode program di atas
tampil seperti berikut :
4.Selanjutnya ketikan kode
MainActivity.java sebagai berikut :
Membuat Layout Untuk Menampilkan Semua Data
Selanjutnya
kita akan membuat activity baru yang berisi layout
activity_tampil_semua_pgw.xml dan class TampilSemuaPgw. Caranya yaitu :
1.Klik kanan pada direktori package
name → New
→ Activity → Empty Activity
2.Isikan kolom Activity Name dengan
TampilSemuaMhs → Klik
Finish
3.activity_tampil_semua_mhs.xml Layout
ini nantinya akan digunakan untuk melihat semua data pegawai yang sudah
diinputkan pada layout utama. Silahkan tambahkan kode-kode di bawah pada layout
tersebut :
4.Untuk kode-kode java pada class
TampilSemuaMhs.java coba anda ketikan seperti berikut
Membuat Activity ListView
1.Buat activity lagi yang berisi
layout list_item.xml dan class ListView. Caranya pembuatannya sama dengan point
pertama, hanya saja bagian Activity name silahkan isikan dengan “ListView”
dan Layout Name isikan dengan “list_item”. Jika sudah klik Finish.
2.Class ListView.java tidak usah
ditambahkan kode-kode java lagi. Biarkan default saja seperti saat kita membuat
class baru. sedangkan untuk list_item.xml Isikan kode berikut ini pada layout :
Membuat Layout & Activity Untuk Menampilkan Detail Data
Activity ini berfungsi untuk menampilkan detail salah satu
data mahasiswa yang diklik dari tampilan semua data mahasiswa. Activity ini
terdiri dari Layout activity_tampil_mhs.xml dan Class TampilMhs.java untuk Cara
pembuatannya sama dengan di atas.
1.Untuk layout activity_tampil_mhs.xml
sendiri kita ketikan kode programya seperti di bawah ini
2.Untuk Perview tampilan dari layout
di atas akan tampak seperti gambar di bawah ini
3.Untuk kode java pada class
TampilMhs.java kita ketikan seperti berikut :
Persiapan Konfigurasi Program & cek AndroidManifest
1.Selanjutnya silahkan buat class baru
dengan nama konfigurasi.java. Klik kanan pada direktori nama
package, caranya Pilih New → Java Class
2.Lalu tambahkan kode-kode berikut di
bawah ini
3.Setelah itu buat class RequestHandler.java,
caranya sama dengan yang di atas. Class ini berfungsi untuk menangani
permintaan jaringan. Untuk kode-kodenya sebagai berikut
4.Terakhir Atur AndroidManifest.xml
nya menjadi seperti berikut
5.Sekarang coba anda jalankan dengan
menggunakan Emulator yang ada pada Android Studio atau menggunakan Pisical
Drive android anda, tampilan dari program di atas akan tampak seperti video di
bawah ini
Kalian bisa cek apakah data yang kalian masukan sudah
tersimpan di database server atau belum dengan cara buka browser dan ketikan
link http://android.unggasid.com/mhs/ di browser kalian. halaman
web ini hanya dapat menampilkan data yang berhasil di simpan dalam database
saja, dan tampilannya akan tampak seperti gambar di bawah ini