Kamis, 15 Juli 2021

Belajar Android Studio (14)

Posted by Ani Budiati Agustin on Juli 15, 2021 with No comments

 Konfigurasi Database dan File PHP

Membuat Database

Kita akan membuat sebuah database menggunakan PhpMyAdmin di localhost, anda bisa menginstal aplikasi webserver XAMPP atau Laragon namun di sini saya menggunakan xampp. database ini akan kita gunakan untuk mengimpan data mahasiswa, adapun ketentuannya bisa anda simak step by step seperti di bawah ini

1.      Mengakses PhpMyAdmin

2.   Untuk membuat database di MySQL kita akan menggunakan web server XAMPP. Sekarang silahkan jalankan aplikasi XAMPP yang sudah terinstall di laptopmu. Buka XAMPP → Klik Start pada Model Apache dan MySQL

3.   Selanjutnya buka browser yang kamu gunakan (contohnya Google Chrome), lalu ketik pada URLnya localhost/phpmyadmin

4   Selanjutnya adalah membuat database baru. Database yang akan kita buat yaitu db_android. Caranya yaitu Isikan nama database “db_android” pada kolom Database Name → Klik Create

5.      Setelah Database sudah berhasil dibuat maka langkah berikutnya adalah membuat table. Caranya Isikan tb_mhs pada kolom name, untuk number of columnsnya isikan 5 → lalu klik Go

6.      Isikan field seperti di bawah ini, lalu klik Save



7.      Selanjutnya coba isikan data Seperti di bawah ini pada database yang telah anda buat



Membuat File Konfigurasi PHP

File-file PHP yang akan kita buat nantinya digunakan sebagai web service untuk melakukan parsing data dari aplikasi android.

1.      koneksi.php
Koneksi.php adalah file yang berguna untuk membuat koneksi dengan database yang sudah kita buat di atas. Berikut kode-kodenya.



2. tambahMhs.php
   File ini digunakan untuk menginput atau memasukkan data, istilah dalam crudnya file ini berarti CREATE. Berikut kode-kode PHP nya



3.      tampilMhs.php
File PHP tampilMhs.php digunakan untuk menampilkan detail Mahasiswa yang sudah ditampilkan dari file sebelumnya. Adapun kode-kodenya sebagai berikut :


 

4.      tampilSemuaMhs.php
Selanjutnya kita butuh file yang bisa digunakan untuk menampilkan list mahasiswa yang sudah diinput. Berikut kode lengkapnya :



5.      updateMhs.php
File ini digunakan untuk mengedit atau update data mahasiswa yang sudah disimpan. Kode-kodenya sebagai berikut :

 


6.      hapusMhs.php
File terakhir yaitu hapusMhs.php. Fungsi dari kode-kode yang ada di file ini yaitu digunakan untuk menghapus atau Delete data. Kode-kodenya sebagai berikut :



7.      index.php

Untuk menampilkan data 




8. Simpan kode diatas di direktori localhost, jika menggunakan XAMPP, simppan pada folder htdocs



9.   Cek IP adress komputer, pastikan komputer terhubung jaringan yang sama agar pada device lain dapat terkoneksi dengan database local nya , cara mngecek dengan klik search dan ketik cmd (command promp) lalu ketik ipconfig





10.       Pada file konfigurasi.java atur link url dengan ip address kita



11. Hasilnya seperti video dibawah ini




Kamis, 08 Juli 2021

Belajar Android Studio (13)

Posted by Ani Budiati Agustin on Juli 08, 2021 with No comments

CRUD Database MySQL dengan PHP pada APK Android

 

Teori Singkat


Definisi CRUD

CRUD adalah singkatan dari create, read, update, and delete. Keempat poin ini menurut Techopedia merupakan fungsi-fungsi utama yang diimplementasikan dalam aplikasi database. Akronim CRUD mengidentifikasi semua fungsi utama yang melekat pada database relasional dan aplikasi yang digunakan untuk mengelolanya, termasuk Oracle Database, Microsoft SQL Server, MySQL, dan lainnya.

CRUD adalah operasi pemograman yang menawarkan fungsi penuh, Dalam memahami pemograman komputer, CRUD merupakan fungsi yang esensial untuk dipahami. kamu perlu memahami arti dari semua fungsi yang diimplementasikan dari database atau aplikasi, tidak hanya arti dari sebagian fungsi saja. Fungsi create, read, update, dan delete merupakan fungsi yang secara konstan digunakan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pekerjaan seorang programmer. Ini karena hampir sebagian besar pemograman komputer modern menggunakan fungsi CRUD.


Create
Fungsi CRUD yang pertama adalah create. Fungsi ini memungkinkanmu membuat record baru dalam database. Dalam aplikasi SQL, fungsi create sering disebut juga sebagai insert. Kamu dapat membuat baris baru dan mengisinya dengan data yang sesuai dengan setiap atribut. Tetapi, hanya administrator yang dapat menambahkan atribut baru ke tabel itu sendiri.

 

Read
Fungsi read hampir mirip dengan fungsi search. Fungsi ini memungkinkan kamu untuk mencari dan mengambil data tertentu dalam tabel dan membaca nilainya. Kamu dapat menemukan record yang diinginkan menggunakan kata kunci,atau dengan memfilter data berdasarkan kriteria yang diinginkan.

 

Update
Untuk memodifikasi record yang telah tersimpan di database, fungsi CRUD yang bisa kamu gunakan adalah fungsi update. Namun, kamu perlu mengubah berbagai informasi terkait agar bisa memodifikasi record yang diinginkan secara utuh. Record yang ada dalam database harus diubah dan semua nilai atribut diubah untuk mencerminkan karakteristik baru yang diinginkan.

 

Delete
Ketika ada record atau data yang tidak lagi dibutuhkan dalam database, fungsi CRUD yang digunakan adalah fungsi delete. Fungsi ini dapat digunakan untuk menghapus data tersebut. Beberapa aplikasi database relasional mungkin mengizinkan kamu untuk melakukan hard delete atau soft delete. Hard delete akan secara menghapus catatan dari database permanen. Sementara, soft delete hanya akan memperbarui status baris untuk menunjukkan bahwa data telah dihapus meskipun data tersebut tetap ada dan utuh

 

PHP dan MySQL

HP and MySQL merupakan kolaborasi antara bahasa pemrograman dan layanan database yang populer saat ini. Jumlah situs yang menggunakan PHP mencapai 78.9% (The Web Technology Surveys, 2019). PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum yang digunakan pada website seperti Wikipedia, WordPress, Facebook dan lain-lain. Penggunaan PHP banyak dipadukan dengan MySQL. MySQL adalah sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (DBMS) yang multithread, dan multi-user.


 

MySQL ditetapkan sebagai RDBMS terpopuler kedua per Juli 2019 setelah Oracle (DB-Engines, 2019). Keduanya dapat digunakan secara gratis, dirilis dengan lisensi open source, dan memiliki komunitas pengguna yang besar. Kelebihan-kelebihan tersebut menjadikan PHP dan MySQL sebagai salah satu pilihan teknologi yang digunakan untuk membuat website. Developer harus memiliki kompetensi yang memadahi untuk dapat memanfaatkan PHP dan MySQL. Untuk PHP diperlukan pemahaman sintaks, variabel, tipe data, metode pembuatan form, struktur kontrol, konsep cookies, konsep session, metode pembuatan fungsi, metode pengelolaan file, dan manajemen direktori. Untuk MySQL, developer harus memahami dasar-dasar Structure Query Language (SQL). SQL merupakan bahasa standar untuk menyimpan, mengubah, dan mengambil data pada database.


Web Services

Web service merupakan aplikasi yang berisi sekumpulan basis data (database) dan perangkat lunak (software) atau bagian dari program perangkat lunak yang diakses secara remote oleh piranti dengan perantara tertentu. Melalui web service, memungkinkan pengguna untuk mengatasi permasalahan berupa interoperability dan mengintegrasikan sistem berbeda.

Pada umumnya, web service memiliki ciri khusus berupa URL layaknya web. Yang membuat berbeda adalah interaksi yang diberikan oleh web service itu sendiri. URL pada web service hanya mengandung sekumpulan informasi, perintah, dan konfigurasi (sintaks yang berguna untuk membangun fungsi tertentu dari aplikasi). untuk ilustrasi gambaran dari Web Servis bisa anda lihat pada gambar di bawah ini


Web service mampu menukar data tanpa memandang sumber database, bahasa yang digunakan, dan pada platform apa data tersebut dikonsumsi. Kemampuan itulah yang memungkinkan web service menjadi jembatan penghubung untuk berbagai sistem.

 

Praktikum

Membuat Project Baru di Android Studio

1.      Pertama jalankan aplikasi IDE Android Studio, caranya :

a.               a. Pilih Start → Android Studio

b.        b. Pilih → Start a new Android Studio Project

c.               c. Pilih →  Empty Activity →  Next

 

Configure Your Project

Name → TodolistSQLite

Package Name → Biarakn Apa Adanya

Save Location → C:\Users\ACER\AndroidStudioProjects\NamaFolder\ TodolistSQLite

Language → Java

Minimum API Level → API 16 → Klik Finish



2.      Selanjutnya buat layout linear layout dengan ketikan kode program activity_main.xml seperti di bawah ini.


3.      Preview dari kode program di atas tampil seperti berikut :

 

4.      Selanjutnya ketikan kode MainActivity.java sebagai berikut :


Membuat Layout Untuk Menampilkan Semua Data

Selanjutnya kita akan membuat activity baru yang berisi layout activity_tampil_semua_pgw.xml dan class TampilSemuaPgw. Caranya yaitu :

1.      Klik kanan pada direktori package name → New → Activity → Empty Activity



2.      Isikan kolom Activity Name dengan TampilSemuaMhs → Klik Finish



3.      activity_tampil_semua_mhs.xml Layout ini nantinya akan digunakan untuk melihat semua data pegawai yang sudah diinputkan pada layout utama. Silahkan tambahkan kode-kode di bawah pada layout tersebut :



4.      Untuk kode-kode java pada class TampilSemuaMhs.java coba anda ketikan seperti berikut


Membuat Activity ListView

1.      Buat activity lagi yang berisi layout list_item.xml dan class ListView. Caranya pembuatannya sama dengan point pertama, hanya saja bagian Activity name silahkan isikan dengan “ListView” dan Layout Name isikan dengan “list_item”. Jika sudah klik Finish.


 

2.      Class ListView.java tidak usah ditambahkan kode-kode java lagi. Biarkan default saja seperti saat kita membuat class baru. sedangkan untuk list_item.xml Isikan kode berikut ini pada layout :




Membuat Layout & Activity Untuk Menampilkan Detail Data

Activity ini berfungsi untuk menampilkan detail salah satu data mahasiswa yang diklik dari tampilan semua data mahasiswa. Activity ini terdiri dari Layout activity_tampil_mhs.xml dan Class TampilMhs.java untuk Cara pembuatannya sama dengan di atas.


1.      Untuk layout activity_tampil_mhs.xml sendiri kita ketikan kode programya seperti di bawah ini


2.      Untuk Perview tampilan dari layout di atas akan tampak seperti gambar di bawah ini

3.      Untuk kode java pada class TampilMhs.java kita ketikan seperti berikut :



Persiapan Konfigurasi Program & cek AndroidManifest

1.      Selanjutnya silahkan buat class baru dengan nama konfigurasi.java. Klik kanan pada direktori nama package, caranya Pilih New → Java Class



2.      Lalu tambahkan kode-kode berikut di bawah ini



3.      Setelah itu buat class RequestHandler.java, caranya sama dengan yang di atas. Class ini berfungsi untuk menangani permintaan jaringan. Untuk kode-kodenya sebagai berikut

 

4.      Terakhir Atur AndroidManifest.xml nya menjadi seperti berikut



5.      Sekarang coba anda jalankan dengan menggunakan Emulator yang ada pada Android Studio atau menggunakan Pisical Drive android anda, tampilan dari program di atas akan tampak seperti video di bawah ini



Kalian bisa cek apakah data yang kalian masukan sudah tersimpan di database server atau belum dengan cara buka browser dan ketikan link http://android.unggasid.com/mhs/ di browser kalian. halaman web ini hanya dapat menampilkan data yang berhasil di simpan dalam database saja, dan tampilannya akan tampak seperti gambar di bawah ini


Sumber :

https://www.niagahoster.co.id/blog/cara-membuat-crud-dengan-php-dan-mysql/

https://brainmatics.com/php-mysql-fundamentals/

https://www.dicoding.com/blog/apa-itu-web-service/